Wednesday, 29 May 2013

Sifat Fisis Benda Padat | ilmu bahan listrik

Sebelum kita belajar lebih jauh tentang ilmu bahan listrik perlu diketahui sifat sifat Benda Padat terlebih dahulu, pada postingan kali ini akan dibahas Sifat Fisika Benda Padat.

Benda padat mempunyai bentuk yang tetap (bentuk sendiri), dimana pada suhu yang tetap benda padat mempunyai isi yang tetap pula. Isi akan bertambah atau memuai jika  mengalami  kenaikkan  suhu dan sebaliknya  benda  akan menyusut  jika suhunya menurun. Karena berat benda tetap , maka kepadatan benda akan bertambah, sehingga dapat disimpulkan sebagai berikut :



Jika isi (volume) bertambah (memuai), maka kepadatannya akan berkurang
Jika isinya berkurang (menyusut), maka kepadatan akan bertambah
Jadi benda lebih padat dalam keadaan dingin daripada dalam keadaan panas

Hubungan tentang kepadatan ini dapat dirumuskan :

P = M/V

Diamana  p : kepadatan dengan satuan gram/cm3, M : massa dengan satuan gram, dan V : isi atau volume dengan satua cm3  (cc : centimeter cubic). Pemuaian benda antara yang satu dengan yang lain berbeda, tergantung dari koefisien muai ruang dari benda. 

Tabel Koefisien Muai Panjang benda benda padat



Panas jenis bahan padat

Yang dimaksud dengan panas jenis suatu zat adalah bilangan yang menunjukkan berapa  kalori  yang  diperlukan  oleh  1  gram  zat  itu  pada  tiap  kenaikkan  suhu  10C. Berikut adalah tabel panas -jenis beberapa bahan padat.



Pangkal cair/beku bahan padat

Kalau 1 gram tembaga dipanaskan hingga suhunya naik terus, maka setelah suhu mencapai 1083 0C tembaga akan mulai mencair. Suhu 1083 0C ini disebut pangkal cair tembaga .  Kemudian dipanaskan terus hingga seluruhnya mencair.   Selama pencairan awal sampai akhir suhu tetap 10830C tidak naik walaupun dipanaskan terus. Bila telah mencair  seluruhnya  dan  tetap  dipanaskan,  maka  suhu  cair  tembaga  itu  akan  naik melebihi pangkal cair. Sebaliknya, jika tembaga yang sedang mencair pada suhu lebih tinggi dari 10830C itu mulai didinginkan,  maka suhu sedikit demi sedikit akan turun
dan setelah mencapai suhu 10830C tembaga mulai membeku  lagi. Jadi suhu 10830C

juga merupakan pangkal beku dari tembaga. Berarti pangkal cair = pangkal beku . Ketentuan    :    pangkal    cair/beku    suatu    zat    adalah    suhu    yang    pada    saat pencairan/pembekuan zat itu terjadi. Berikut adalah tabel menjelaskan tentang pan gkal cair/beku bahan padat.




Kalor lebur dan kalor beku

Ketentuan menyatakan bahwa kalor lebur suatu zat adalah bilangan yang menunjukkan  berapa kalori yang diperlukan  untuk mencairkan 1 gram zat padat itu pada pangkal cair. Sedangkan kalor beku suatu zat adalah bilangan yang menunjukkan banyaknya  kalori yang dikeluarkan  oleh 1 gram zat ketika membeku  pada pangkal bekunya.

Semoga bermanfaat,




0 komentar:

Berlanggan artikel via email

Entri Populer

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites