Sunday, 10 February 2013

Pengertian VoIP

Apa itu  VoIP ?
VoIP merupakan suatu teknologi yang mengubah data suara menjadi kode digital dan kemudian ditransmisikan melalui jaringan yang berupa paket-paket data dan dalam penerapannya dapat menggunakan insfratruktur yang sudah ada sehingga dari sisi ekonomis dapat memberikan keuntungan percakapan yang lebih murah jika dibandingkan dengan telepon konvensional.

Cara Kerja VoIP

VoIP bekerja dengan cara mendigitalisasi sinyal suara analog menjadi sinyal digital, kemudian sinyal digital tersebut dapat kita sebut sebagai data, data tersebut akan dikompresi  dengan  tujuan  memperkecil  ukuran  karena  ada  beberapa  bagian  dari informasi yang akan dikirim tersebut mengandung informasi yang sama seperti “jeda antara kata“ sehingga data tersebut perlu dilakukan kompresi sehingga dapat menghasilkan ukuran yang lebih kecil dari data aslinya. Selanjutnya data tersebut di pecah  menjadi  beberapa  bagian,  setiap  bagian  akan  dienkapsulasi    menjadi  segmen dengan  menambahkan  header  (dibagian  awal  data).  Header  berisi  informasi  seperti nomor port dan jenis protokol komunikasi (TCP/UDP).  Proses enkapsulasi pada tahap ini berfungsi sebagai acuan bagi penerima informasi (komputer/ip phone) untuk menggunakan aplikasi yang tepat agar data dapat di presentasikan dengan benar.

Selanjutnya segmen-segmen tersebut akan mengalami enkapsulasi menjadi paket dengan adanya penambahan header yang berisi alamat asal dan tujuan network. Paket-paket kemudian  mengalami  proses  menjadi  frame-frame  dengan  penambahan  header  dan trailer. Informasi header akan mengandung alamat hardware asal dan tujuan, mungkin berupa MAC (Medium Access Control) address yang digunakan pada Ethernet, mungkin juga berupa LLC (Logical Link Control) yang digunakan pada perangkat IEEE 802.2. Sedangkan trailer dimanfaatkan sebagai kendali kecepatan transfer atau flow control, trailer juga disebut sebagai FCS (Frame Check Sequence).

Selanjutnya frame-frame diubah menjadi bit-bit (0 dan 1) selanjutnya bit-bit tersebut diubah menjadi sinyal listrik atau intensitas cahaya (FO) atau gelombang elektromagnetik (wifi/bluetooth).

Informasi  mengalir  melalui  media  menuju  komputer  tujuan.  Setelah  sampai  pada komputer tujuan proses kebalikan (de-enkapsulasi) dari proses diatas akan dilakukan, yaitu melepas header dan trailer secara bertahap berdasarkan tahapan yang dilalui, proses de-enkapsulasi dilakukan hingga data utuh.

Karena suara/data pada komputer sumber dipecah menjadi beberapa bagian maka pada sisi  penerima  bagian-bagian  tersebut  ditampung  terlebih  dahulu  pada  sebuah  buffer

sebelum  kembali  direkonstruksi  menjadi  sinyal  suara.  Setelah  sinyal  digital  suara diterima kemudian sinyal tersebut   di-decode kembali sesuai dengan aslinya sehingga
pada akhirnya suara dapat terdengar seperti aslinya pada komputer tujuan.

0 komentar:

Berlanggan artikel via email

Entri Populer

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites