Kamis, 14 Februari 2013

Katup-Katup Pneumatik

Katup berfungsi untuk mengatur atau mengendalikan arah udara kempa yang akan bekerja menggerakan aktuator, dengan kata lain katup ini berfungsi untuk mengendalikan arah gerakan aktuator.

Katup-katup pneumatik diberi nama berdasarkan pada:
 a) Jumlah lubang/saluran kerja (port),
 b) Jumlah posisi kerja,
 c) Jenis penggerak katup, dan
 d) Nama tambahan lain sesuai dengan karakteristik katup.

Berikut ini contoh-contoh penamaan katup yang pada umumnya disimbolkan :


Detail pembacaan katup 5/2


Dari  simbol  katup  di  atas  menunjukkan  jumlah  lubang/port  bawah  ada  tiga (1,3,5) sedangkan di bagian output ada 2 port (2,4). Katup tersebut juga memiliki dua posisi/ruang yaitu a dan b. Penggerak katup berupa udara bertekanan dari sisi 14 dan 12.

 Sisi 14 artinya  bila disisi tersebut  terdapat  tekanan  udara,  maka tekanan  udara tersebut akan menggeser  katup ke kanan sehingga udara bertekanan  akan mengalir melalui port 1 ke port 4 ditulis 14. Demikian pula sisi 12 akan mengaktifkan  ruang b sehingga port 1 akan terhubung dengan port 2 ditulis 12.

Berdasarkan simbol di atas, maka katup di atas diberi nama :
KATUP 5/2 penggerak udara bertekanan
 

Menurut fungsinya katup-katup dikelompokkan sebagai berikut :
a)  Katup Pengarah (Directional Control Valves)
b)  Katup Satu Arah (Non Return Valves)
c)   Katup Pengatur Tekanan (Pressure Control Valves)
d)  Katup Pengontrol Aliran (Flow Control Valves)
e)  Katup buka-tutup (Shut-off valves)
 

 

Berlanggan artikel via email

Entri Populer

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites